kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45936,49   -8,95   -0.95%
  • EMAS1.027.000 -0,19%
  • RD.SAHAM -0.04%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

5 Startup Lulus dari ImpactDay, Fokus pada Transformasi Mindset Berbasis Data


Kamis, 06 Oktober 2022 / 20:19 WIB
5 Startup Lulus dari ImpactDay, Fokus pada Transformasi Mindset Berbasis Data
ILUSTRASI. ImpacttoBuild Hadirkan Program Inkubasi bagi Pendiri Startup Tahap Awal.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pada hari ini, platform startup kolektif Impactto resmi menutup serangkaian program inkubasi ImpacttoBuild Accelerator dengan acara puncak ImpactDay, yang mengambil tema “Mindset Transformation on Becoming a Data-Driven Startup: Towards Product Market Fit”. ImpacttoBuild Accelerator merupakan pelatihan intensif yang bertujuan untuk membantu startup tahap awal (early-stage) terpilih dalam proses mencapai Product-Market Fit (PMF) masing-masing. 

Tahun ini, terdapat lima startup yang mendapatkan bimbingan intensif dari Coach Impactto, diantaranya adalah: Mindtera (platform HR digital), Kukerja (platform upskilling & penyaluran kerja), Depatu (aplikasi pengecekan & marketplace produk orisinil), Midas (aplikasi pengatur keuangan personal), dan Krealogi (ekosistem rantai pasok digital untuk UMKM sektor kriya). 

Pada acara puncak ImpactDay, kelima startup terpilih ini berkesempatan mempresentasikan profil perusahaan, pengalaman, serta pertumbuhan yang dialami selama mengikuti pelatihan, di depan para coaches, VC, korporasi, dan startup-startup lainnya. Sebelumnya, mereka telah menjalani proses Group Coaching dan 1-on-1 Coaching Sessions selama empat bulan terakhir, bersama praktisi berpengalaman kelas dunia, seperti Dong Shou (Advance.ai), Moses Lo (Xendit), Melisa Irene (East Venture), dan Budi Gandasoebrata (Midtrans). 

“Impactto memiliki visi untuk membentuk ekosistem startup digital yang matang di Indonesia, dengan menyediakan wadah transfer pengetahuan antara sesama pelaku startup. Kami memilih startup tahap awal dan mencocokkannya dengan coach yang tepat yang dapat mendampingi mereka untuk mencapai PMF atau berkembang ke skala yang lebih besar (scale up),” ungkap Italo Gani, Co-Founder dan Managing Partner Impactto dalam keterangannya, Kamis (6/10).

Baca Juga: Gayo Capital Memimpin Pendanaan Pre-Series A Start-Up Jaring Pangan Indonesia

Berbeda dari program inkubasi pada umumnya yang memberikan kurikulum seragam untuk semua peserta, ImpacttoBuild Accelerator fokus menggali dan mendiagnosa pain points masing-masing startup untuk merancang kurikulum yang terpersonalisasi serta tepat sasaran. Tim Impactto mengadakan setidaknya satu pertemuan setiap dua minggu untuk mendiskusikan permasalahan yang dihadapi dan mencari solusi bersama, entah dalam hal strategi monetisasi, akuisisi, prioritas sektor, atau bahkan penentuan persona pasar yang tepat. 

“Dalam mengatasi permasalahan, kami selalu mengarahkan startup founders untuk melihat aspek paling mendasar, yaitu data yang meliputi traction dan cohort. Kami ingin mentransformasi mindset para founders agar mampu menjadikan data sebagai prioritas serta benchmark utama dalam pengambilan keputusan strategis," tambah Ariance Valentina H., Associate Impactto & Program Manager ImpacttoBuild Accelerator.

"Selama program ImpacttoBuild Accelerator, kami juga telah memberikan profitability modelling yang bisa dipakai untuk mengukur pertumbuhan dan proyeksi bisnis ke depannya,” ujar dia.

Salah satu startup yang merasakan hasil nyata dari program ImpacttoBuild Accelerator adalah Mindtera. 

“Sejak mengoperasikan cohort analysis seperti diajarkan dalam program pelatihan, kami memahami kebutuhan dari bisnis, bahkan kebutuhan pasar yang menjadi sasaran utama, sehingga pertumbuhan pengguna aktif menjadi lebih mudah dipantau. Kami tidak lagi berfokus hanya pada penyempurnaan produk, tapi justru memperhatikan kebutuhan target audiens dan beradaptasi dengan menghadirkan solusi yang tepat,” kata Tita Ardiyati, CEO & Co-Founder Mindtera. 

Melanjutkan keberhasilan batch pertama, Impactto berencana untuk kembali menghadirkan program ImpacttoBuild Accelerator dengan berfokus pada pelatihan intensif untuk beberapa startup, agar kurikulum yang diberikan lebih terasa dampaknya. 

Baca Juga: Ecoxyztem Venture Builder Berhasil Menggalang Modal Investasi Kembangkan Climate-Tech

Di tahun depan, Impactto memiliki rencana untuk memilih satu fokus sektor startup untuk difasilitasi dalam ImpacttoBuild Accelerator, berbeda dengan tahun ini yang masih terbuka untuk semua sektor. Harapannya jika rencana ini berjalan, Impactto akan lebih bisa memberikan bantuan maksimal terhadap startup pilihan dalam perjalanan mereka membangun produk. 

Pendaftaran calon peserta terbuka pun sepanjang tahun, dimana startup early stage bisa mendaftarkan diri ke dalam ekosistem Impactto, yakni ImpacttoCollective, platform dan wadah berkumpul bagi praktisi startup se-Indonesia untuk saling berbagi ilmu dan best practices. Dalam wadah ini, peserta bisa mengikuti sesi brainstorming selama dua minggu sekali, bersama coach yang telah ahli dalam bidang masing-masing. 

Untuk menyukseskan program ini, Impactto sendiri bekerja sama dengan beragam Innovation Partner. Mereka adalah mitra inovasi dengan visi yang sejalan dengan program ImpacttoBuild Accelerator, yakni untuk membantu para startup tahap awal mendapatkan PMF agar dapat berkembang lebih pesat dan secara berkelanjutan (sustainable). Saat ini para Innovation Partner dari ImpacttoBuild Accelerator adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, Midtrans, WGSHub, dan Panasonic.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×