kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Aspina Mendorong Produk-Produk Indonesia Bisa Diproduksi di Belanda


Kamis, 14 Maret 2024 / 20:20 WIB
Aspina Mendorong Produk-Produk Indonesia Bisa Diproduksi di Belanda
ILUSTRASI. Aspinda menggelar pertemuan dengan ACMI dan Orderfaz untuk mendukung perkembangan UMKM Indonesia.


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Francisca bertha

KONTAN.CO.ID - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Aspina) Belanda, Asosiasi CEO MasterMind Indonesia (ACMI), serta para pengusaha Indonesia dan Belanda mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia di Belanda.

Harapannya, akan semakin banyak produk Indonesia bisa diproduksi di negeri kincir angin, yang tentunya didorong oleh pemanfaatan teknologi. 

Aspina Belanda dan ACMI menggelar pertemuan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belanda. Pertemuan tidak hanya menjadi wadah bagi diskusi, tetapi juga momentum untuk membangun jaringan yang kuat antara pengusaha Indonesia dan Belanda.

Di samping itu, guna menciptakan sinergi yang menguntungkan bagi kedua belah pihak. Apalagi, pertemuan tersebut juga diikuti perwakilan pengusaha teknologi, Orderfaz.

Harapannya, langkah-langkah konkret akan segera diambil untuk mengoptimalkan potensi bisnis dan memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Belanda melalui kehadiran Aspina dan Orderfaz.

Dengan demikian, langkah Aspina dan Orderfaz bisa menjadi jembatan pengusaha Indonesia di Belanda dalam menjalin kerjasama ekonomi dan teknologi yang berkelanjutan di masa depan.

Baca Juga: Ini Dia Daftar Lengkap 12 Negara Tujuan Ekspor Prioritas Tambahan

Pertemuan terfokus pada potensi pengembangan bisnis Indonesia di Belanda, dengan penekanan pada peran vital UMKM dalam menggerakkan roda ekonomi kedua negara.

Wakil Duta Besar RI untuk Belanda Freddy Martin Panggabean meyakini, langkah ini akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Indonesia di Belanda.

"Aspina ingin membantu pelaku usaha membuka usaha di Belanda. Kemudian, Aspina ingin mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia di Belanda. Kita berharap lebih banyak produk Indonesia bisa kita produksi di Belanda," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (14/3).

Ketua Umum ACMI Donny Wahyudi menambahkan, pihaknya percaya, dengan kolaborasi ini bisa memperkuat kedua komunitas pengusaha serta emberikan dorongan baru bagi inovasi dan pertumbuhan bisnis di kedua negara.

Salah satu yang digarisbawahi adalah pemanfaatan teknologi. CEO Orderfaz Reynaldi Gandawidjaja menekankan, peran teknologi dalam mendukung pengembangan UMKM.

"Kami melihat potensi besar dalam memanfaatkan teknologi untuk memperluas pasar UMKM Indonesia di Belanda. Ini adalah langkah strategis dalam menjawab tantangan global dan meningkatkan daya saing UMKM kita," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×