kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Bayam merah: Masa tanam pendek (2)


Selasa, 28 Februari 2012 / 15:59 WIB
Bayam merah: Masa tanam pendek (2)
ILUSTRASI. Belanja online. KONTAN/Muradi/2020/05/12


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Tri Adi

Budidaya bayam merah atau Amaranthacea gangeticus, sebetulnya cukup menguntungkan. Maklum, sayuran ini tak mengenal musim alias dapat tumbuh sepanjang tahun.

Tanaman ini dapat dibudidayakan di daerah yang beriklim panas maupun dingin. Namun, bayam merah tumbuh subur di dataran rendah pada lahan terbuka yang udaranya agak panas.

Catherine Perdanawaty, petani dan pemilik usaha Cathy Healty Life Organic Farm di Purwakarta, Jawa Barat, mengatakan bahwa budidaya bayam merah ini tergolong mudah dan tidak menyusahkan. Ia sendiri menanam bayam merah di lahan seluas 800 meter persegi. "Penanaman juga gampang dan subur," ujarnya.

Awalnya, Chaterine mendapatkan bibit bayam merah dari petani di Lembang, Bandung. Tapi sekarang, ia juga menyemai bibit sendiri. Caranya, membiarkan tanaman bayam merah berbunga dan menghasilkan biji, Nah, biji bunga bayam merah itu yang disemai menjadi bibit.

Hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya bayam merah adalah kebugaran tanah dan musim. "Pada musim hujan biasanya pertumbuhannya lebih cepat," kata Catherine.

Bayam merah membutuhkan waktu panen 20-25 hari sejak ditanam. Pada usia tersebut, bayam merah masih segar dan belum sempat terkena hama atau penyakit. Itu sebabnya, sayuran ini baik bagi tubuh.

Panen bayam merah ini tergolong lebih cepat dibandingkan bayam biasa yang membutuhkan waktu panen sekitar 30 hari. Saat dipanen, bayam merah sudah memiliki tinggi sekitar 20 sentimeter (cm).

Namun, untuk dapat berbunga dan menghasilkan biji, bayam merah harus dibiarkan sampai usia 45-50 hari. Nah, sebelum biji ditanam, lahan sebaiknya dicangkul dulu sedalam 20 cm hingga 30 cm supaya gembur, dan usahakan lahan mendapatkan cahaya matahari penuh. Tiga hari sebelum biji ditanam, lahan ditebar pupuk kandang.

Pembibitan bisa dilakukan dengan menebar biji langsung di atas tanah. Bisa juga disemai dulu di atas polibeg. Setelah tiga minggu, bibit akan muncul dan siap dipindahkan ke lahan yang lebih luas. Bibit bayam ditanam dengan jarak tanam 50cmx30 cm.

Agar tahan hama, pemupukan organik dan penyiraman harus teratur dilakukan. Nah, setelah tiga atau empat minggu, bayam merah sudah bisa dipanen dan dijual.

Sulaiman Suparwan, pemilik Sam Organik Lembang, Jawa Barat mengatakan, bila budidaya bayam merah dilakukan secara terus-menerus, sayuran ini bisa dipanen setiap hari. Selain harga jual lumayan, budidaya bayam merah ini juga murah dan tak merepotkan. Terlebih, masa tanam bayam merah juga pendek.

(Selesai)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×