kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45866,25   0,74   0.09%
  • EMAS917.000 -0,76%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Beli pasokan bahan dari pabrik tekstil (2)


Rabu, 16 September 2015 / 12:51 WIB
Beli pasokan bahan dari pabrik tekstil (2)

Reporter: Izzatul Mazidah | Editor: Tri Adi

Para pedagang di sentra bahan tekstil Pasar Babakan, biasa mengambil pasokan dari pabrik tekstil dan garmen di sekitar wilayah Tangerang. Dalam sebulan, pedagang bisa membeli pasokan sekitar 15 ton hingga 20 ton. Pasokan itu untuk memenuhi permintaan perusahaan konveksi dan pedagang  eceran di Jabodetabek.

Sentra penjualan bahan tekstil di Jalan Perintis Kemerdekaan, Tangerang, menyediakan beragam pilihan produk kain. Di sentra ini ada 40 kios pedagang kain yang menjual aneka bahan tekstil.

Junaedi, salah satu pedagang di sentra Pasar Babakan, mengatakan, masing-masing kios menjual bahan kain yang berbeda. Ada kios yang khusus menjual bahan jenis nylon, latex, poliester, bahan kulit, kulit sintetis, dan suede.

Menurut Juned, sapaan akrab Juned, pedagang di sentra ini bisa memasok bahan tekstil hingga berton-ton setiap bulannya. Pasokan tersebut untuk memenuhi permintaan bahan baku dari perusahaan konveksi dan pedagang kain dari berbagai daerah di Jabodetabek.

Juned mengaku, mendapatkan pasokan bahan kain dari sejumlah pabrik tekstil dan garmen di daerah Cikande, Tangerang. Menurut Juned, ia dan pedagang bahan lainnya di sentra Pasar Babakan memang memiliki hubungan bisnis sejak lama dengan pabrik tekstil tersebut.

Karena itu, ia tidak kesulitan mendapatkan pasokan bahan untuk kebutuhan kiosnya. Dalam sebulan, Juned mengklaim rutin mengambil pasokan bahan kain sekitar 15 ton dari pabrik tekstil dan garmen.

Selain pengusaha konveksi, banyak juga pedagang eceran bahan kain dari Tanah Abang dan Cipadu belanja di sentra ini. Mereka biasanya membeli bahan kain di sentra Pasar Babakan secara kiloan untuk dijual lagi di tokonya dengan sistem meteran. Dengan begitu, pedagang eceran bisa meraup keuntungan lebih besar. "Banyak permintaan bahan dengan partai besar untuk bahan baku seragam sekolah. Pedagang belanja bahan sangat banyak setiap bulannya," kata Juned.

Khusus untuk pelanggan tetap, lanjut Juned, mereka bisa melakukan pemesanan via telepon. "Saya punya langganan tetap di daerah Bogor, tiap bulan pesanannya saya antar karena sudah paham barang apa saja yang dibutuhkan untuk usaha konveksinya," tambah Juned.

Juned mampu menjual 3 ton bahan tekstil per hari. Namun, saat sepi, ia hanya bisa menjual 8 kuintal per hari. Dari bisnis bahan tekstil, ia bisa meraup omzet usaha Rp 15 juta-Rp 50 juta per hari. "Musim sepi biasanya jelang hari raya Idul Fitri. Sebab, pada momen itu, perusahaan konveksi libur produksi," imbuh Juned.

Alex, pedagang kain di sentra bahan tekstil Pasar Babakan menambahkan, musim peak season penjualan biasanya terjadi pada awal bulan. Jika sedang ramai, Alex mengaku bisa menjual bahan tekstil hingga 1 ton dengan omzet sekitar Rp 10 juta per bulan. "Sistem jualan kami kiloan untuk menyasar pengusaha konveksi dan pedagang eceran,” katanya

Untuk memenuhi permintaan pelanggan, Alex mengambil pasokan bahan dari pabrik tekstil sekitar 20 ton per bulan. Sebagian besar bahan yang dijual di kiosnya adalah poliester untuk kebutuhan produksi baju seragam sekolah dan olahraga.   

(bersambung)




TERBARU
Kontan Academy
Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing Sukses Berkomunikasi: Mempengaruhi Orang Lain Batch 3

[X]
×