kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.315.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Brand Sepatu Lokal Brodo Makin Ekspansif Membuka Toko Offline


Jumat, 29 Maret 2024 / 16:27 WIB
Brand Sepatu Lokal Brodo Makin Ekspansif Membuka Toko Offline
ILUSTRASI. Muhammad Yukka Harlanda - pendiri bisnis produsen sepatu Brodo.


Reporter: Aurelia Lucretie | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lahir dari pengalaman sulitnya sang founder Yukka Harlanda mencari sepatu ukuran 46, Brodo brand sepatu lokal asli Indonesia yang berdiri tahun 2010 menawarkan beragam produk yang memanfaatkan ketersediaan bahan dan potensi besar perajin sepatu di Indonesia.

Tak heran, Brodo menjadi perusahaan sepatu direct-to-customer pertama di Indonesia. Sejak awal berdiri, Brodo menjual produk-produknya secara online dengan memanfaatkan berbagai marketplace dan website. Namun kini Brodo mulai melebarkan sayap merambah pasar offline dengan mendirikan sejumlah gerai.

Bukan tanpa alasan, Badem Emzy Senior Marketing Manager Brodo menyatakan pembukaan gerai didorong oleh tingginya permintaan pasar serta banyaknya mitra yang berminat untuk bekerja sama dengan Brodo.

Adapun gerai Brodo sudah hadir di sembilan lokasi antara lain di Jakarta yaitu Grand Indonesia, Kemang, Tebet dan di kota-kota besar lain seperti Bandung, Tangerang, Depok, Bekasi, Aceh, dan Surabaya. Selanjutnya Brodo akan membuka gerai di Medan, Makassar, dan Lombok.

Rencananya, Brodo akan terus melakukan ekspansi gerai offline pada tahun ini. "Target tahun ini membuka up to 4 offline stores lagi, tentunya dengan harapan growth secara omzet," kata Badem kepada Kontan.co.id, Rabu (27/3).

Baca Juga: Strategi Brodo lawan pandemi dengan perkuat merek lewat teknologi digital

Omzet Brodo di tahun 2023 naik dibandingkan 2022. Pihak Brodo menargetkan kenaikan omzet terlebih lewat hadirnya gerai offline tahun ini.

Menjelang Lebaran, penjualan Brodo naik hingga 50% khususnya penjualan pada produk-produk tertentu yang dicari untuk Lebaran seperti produk apparel, parfum, sneakers dan sandal.

Badem menyebut Brodo melakukan beberapa strategi penjualan seperti menyiapkan produk yang memenuhi kebutuhan pasar, sesuai kebutuhan di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.

"Advertising dan KOL campaign, memaksimalkan media sosial, dan menyortir produk yang dirasa aging untuk bisa convert di masa menjelang lebaran," lanjutnya.

Selain target kenaikan omzet dan penjualan, Brodo ke depannya akan mengenalkan lebih jauh jenis sepatu untuk active performance yaitu soccer dan running setelah selama ini dikenal sebagai penghasil sepatu sneakers, casual, dan boots.

Selanjutnya: Industri Oleokimia Dorong Pemerintah Pertahankan Kebijakan Gas Murah

Menarik Dibaca: Promo Superindo Hari Ini 29-31 Maret 2024, Diskon 45% dan Beli 1 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×