CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,99   5,77   0.57%
  • EMAS992.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Dapat Injeksi Seri B, Astro Semakin Ekspansif


Sabtu, 04 Juni 2022 / 09:05 WIB
Dapat Injeksi Seri B, Astro Semakin Ekspansif


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat musim pemutusan hubungan kerja (PHK) melanda dunia startup, masih ada usaha rintisan yang mendapat pendanaan baru. Misalnya, Astro, startup e-groceries atau toko kelontong online.

Padahal, Astro baru mendapatkan pendanaan  Seri A mencapai US$ 27 juta dari investor yang dipimpin Accel dan Sequoia Capital India di awal tahun ini. Injeksi modal tersebut bahkan langsung membuat kinerja startup itu melejit hingga sepuluh kal lipat.

Melihat hasil tersebut, para investor pun kembali menyuntikkan modal ke Astro. Kali ini, sejumlah investor yang dipimpin Accel, Citius, dan Tiger Global melakukan injeksi dana ke Astro sebesar US$ 60 juta atau setara Rp 875 miliar.

Investor yang terlibat sebelumnya, AC Ventures, Global Founders Capital, Lightspeed, dan Sequila Capital India juga bergabung dalam putaran pendanaan baru tersebut.

Vincent Tjendra, Co-Founder dan Chief Executive Officer Astro, menyatakan, para investor masih melirik Astro lantaran selalu fokus pada dua hal fundamental: pelanggan dan tim astronaut, sebutan tim pengirim produk Astro ke pelanggan, yang startup ini klaim bisa mengirimkan barang ke pelanggan hanya dalam tempo 15 menit.

Hasilnya, dari awal tahun hingga saat ini, Vincent mengatakan, laju pertumbuhan bisnis Astra sudah lebih dari 10 kali lipat. "Kondisi inilah yang membuat Astro bisa mendapatkan pendanaan seri B," kata Vincet kepada KONTAN, Kamis (2/6).

Baca Juga: Betukang.id Mencari Cuan dari Layanan Jasa Pertukangan

Pertumbuhan bisnis Astro juga sejalan dengan tambahan sumber daya manusia yang awal tahun ini baru 100 karyawan, kini sudah mencapai 200 pekerja.

Nah, injeksi modal anyar tersebut bakal Astro manfaatkan untuk pengembangan bisnis lebih lanjut. Misalnya saja, terus membuka titik-titik pelayanan Astro di area Jabodetabek yang saat ini sudah mencapai 50 titik.

Tambahan titik layanan ini juga membuat Astro menyiapkan tambahan tim astronaut. Sayang, Vincent tidak memerinci lebih lanjut jumlah tambahan titik  layanan Astro di wilayah Jabodetabek serta jumlah  tim pengirim barang. 

Selain tambahan area pemasaran serta tim pengirim, Astro berupaya menambah jumlah produk kelontong yang mereka jajakan. Saat ini, tercatat sudah ada 1.500 produk kelontong di Astro. Mulai dari produk segar hingga barang lainnya.

Menurut Vincent, salah satu strategi menambah produk yang tengah startup ini lakukan adalah membuat private label dengan menggandeng pengusaha lokal. Produk private label yang sudah tercipta adalah roti dan kopi. Tentu saja, berikutnya bakal ada tambahan produk private label lagi.

Selain itu, Vincent menambahkan, Astro tengah menjajaki kerjasama dengan petani langsung untuk bisa menyediakan produk segar. Upaya ini Astro lakukan supaya bisa memberikan layanan terbaik kepada konsumen mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×