kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Iseng-isengnya Rolly beromzet semiliar


Jumat, 20 Januari 2012 / 14:43 WIB
Iseng-isengnya Rolly beromzet semiliar
ILUSTRASI. Bukan hal misterius, ini penyebab dentuman di Malang Selasa (2/2) menurut BMKG. Kyodo/via REUTERS 


Reporter: Muhammad Yazid | Editor: Tri Adi

Seni melukis tembok alias mural kini sudah menjadi sumber penghidupan bagi Rolly Bandhriyo. Berawal dari sekadar iseng, kini pria lulusan jurusan Seni Rupa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tersebut sukses meraup omzet tebal dari jasa pembuatan mural.

Rolly mulai mengenal mural sejak tahun 2000. Tepatnya setahun menjelang masa akhir pendidikannya di Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta. Kebiasaan menggambar tembok terus dilakukan saat ia kuliah di UNY.

Ia biasa menggambar di tembok atau dinding ruang publik di jalan-jalan Kota Yogyakarta dengan pesan moral. Atas tiap karya yang dihasilkan, ia bubuhi identitas LoveHateLove.

Karena aktivitasnya itu ia kerap berurusan dengan satuan polisi pamong praja alias Satpol PP. "Setelah dicatat identitas biasanya langsung dilepaskan," kata dia.

Kendati sering digaruk petugas, Rolly tidak kapok. Sebab, menurut dia, dinding ruang publik merupakan media promosi paling murah bagi seniman mural untuk memperlihatkan kemampuannya. Di tiap lukisan, ia selalu membubuhkan identitas dan nomor ponselnya. "Ukurannya kecil di pojok gambar," kata dia.

Kini ia telah menikmati hasil jerih payahnya. Dalam setahun ia bisa meraup omzet hingga Rp 1 miliar atau sekitar Rp 85 juta per bulan. "Setengah dari hasil biasanya untuk modal peralatan gambar," ujarnya. Selain Yogya, ia juga biasa menerima order dari Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×