kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45928,69   -35,04   -3.64%
  • EMAS1.321.000 0,46%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kemenparekraf Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Lewat Apresiasi Kreasi Indonesia 2024


Jumat, 08 Maret 2024 / 10:57 WIB
Kemenparekraf Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Lewat Apresiasi Kreasi Indonesia 2024
ILUSTRASI. Kemenparekraf memanggil seluruh pelaku usaha kreatif di Indonesia lewat Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024.


Reporter: Francisca Bertha Vistika | Editor: Francisca bertha

KONTAN.CO.ID - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali menghadirkan Program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) untuk tahun 2024. Program ini melibatkan tujuh subsektor termasuk yang terbaru adalah gim. 

Program AKI yang telah memasuki edisi keempatnya. Tahun ini diperkaya dengan inovasi dan penambahan subsektor ekonomi kreatif. Pada tahun ini, AKI akan melibatkan tujuh subsektor ekraf, yaitu kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, musik, film, dan gim.

AKI menargetkan pendaftaran dari 10.000 pelaku ekonomi kreatif, yang nantinya akan diseleksi untuk mendapatkan 360 peserta dari 12 Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia. Di tahap awal, Kota Bekasi terpilih sebagai lokasi awal pelaksanaan AKI 2024. Nantinya akan diikuti oleh Serang, Singkawang, Magelang, Blitar, Denpasar, Palu, Toba, Ternate, Tanjung Pinang, Labuan Bajo, dan Merauke.

Kegiatan ini dibuka sejak 12 Februari lalu dan akan diadakan hingga 31 Maret 2024 mendatang. Syaratnya cukup mudah yaitu terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 17 tahun, memiliki KTP dan NPWP, dan berdomisili di Indonesia, tanpa biaya pendaftaran alias gratis. 

Baca Juga: Kemenparekraf Dorong Hotel Siapkan Paket Diskon untuk Ramadhan dan Lebaran

Lantas untuk subsektor kuliner, kriya, fesyen, dan aplikasi/gim, calon peserta diharuskan untuk memiliki usaha yang telah berjalan minimal selama 6 bulan dan menyertakan surat keterangan usaha. Sementara untuk subsektor musik dan film, diperlukan karya orisinal terbaru (dalam 2 tahun terakhir), dengan ketentuan khusus seperti penyertaan video klip untuk musik dan afiliasi dengan rumah produksi untuk film, bukan individu.

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) mengajak semua industri kreatif untuk menjadikan kreasi bukan hanya sebatas mimpi tapi bukti nyata untuk ikut membangun negeri. “Dan tentunya menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Sandiaga. 

Nantinya, peserta yang terpilih akan berkesempatan menghadiri sesi technical meeting dan Temu Sapa pada tanggal 4 April bersama dengan calon mentor. Selanjutnya, sesi bootcamp akan diadakan untuk peserta terpilih pada bulan April dan Mei. 

Di puncak acara pada bulan September, mereka akan diberi kesempatan untuk memamerkan produk dan karya mereka dalam pameran yang menjadi bagian dari pekan puncak AKI 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×