kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Koin (Toko Indonesia) menggandeng warung kelontong


Kamis, 06 Desember 2018 / 21:11 WIB
ILUSTRASI. Toko Indonesia


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah warung kelontong yang di wilayah Jabodetabek  yang mencapai 35.000 warung, menjadi pasar yang menjanjikan bagi PT Ritel  Global Solusi, pengelola layanan digital warung kelontong berlabel Toko Indonesia (Koin).  

Menurut Devi Erna Ravhmawati, CEO Toko Indonesia, pihaknya menawarkan layanan digital kepada pemilik warung kelontong. Mulai dari pesanan barang, pengiriman barang dan lainnya. Langkah ini dimaksudkan untuk bisa mendongkrak omzet dari warung kelontong. "Kami menargetkan mitra bisa mendapatkan omzet antara Rp 1 juta sampai Rp 2,5 juta per hari," katanya, Kamis (6/12).

Saat ini, klaimnya, omzet warung tradisional cuma sekitar Rp 500.000 per hari. Padahal, tiga tahun yang lalu masih sanggup mendapatkan omzet Rp 3 juta. Salah satu penyebab karena kurang memanfaatkan layanan digital.

Dengan layanan yang diberikan, Toko Indonesia berharap bisa menggandeng sebanyak 5.000 mitra warung tradisional di wilayah Jabodetabek di tahun 2019 nanti. Adapun untuk tahap awal, Toko Indonesia bakal membuka warung perdana pada tanggal 9 Desember nanti yang ada di Depok.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×