kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.578   -80,00   -0,45%
  • IDX 6.678   -8,44   -0,13%
  • KOMPAS100 875   -1,53   -0,17%
  • LQ45 663   -2,71   -0,41%
  • ISSI 233   -0,02   -0,01%
  • IDX30 369   -2,26   -0,61%
  • IDXHIDIV20 456   -3,00   -0,65%
  • IDX80 100   -0,35   -0,35%
  • IDXV30 127   -0,43   -0,34%
  • IDXQ30 118   -0,67   -0,57%

Memacu Ekonomi dan Ekologi Lewat Festival Udang Banyuwangi


Sabtu, 14 September 2024 / 09:15 WIB
Petambak udang di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu 7 September 2024.


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - BANYUWANGI. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandini Azwar Anas mengajak sejumlah pihak berkolaborasi mengembangkan ekosistem udang di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini. Banyuwangi adalah salah satu penyumbang produksi udang terbesar di Jawa Timur. 

"Bukan hanya ekonomi, kami berharap pengembangan industri udang memperhatikan ekologi serta kesehatan masyarakat Banyuwangi," ungkap Bupati Ipuk di acara Banyuwangi Shrimp Festival di Taman Blambangan, Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur, Sabtu (7/9) pekan lalu.

Baca Juga: Hasil Panen Udang Jadi Optimal Berkat Tambak Terpadu

Dia bilang, industri udang saat ini identik dengan problem lingkungan.

Banyuwangi Shrimp Festival merupakan festival udang perdana di Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi berkolaborasi dengan Konservasi Indonesia, Shrimp Club Indonesia, Fortel serta Yayasan Sinergi Akuakultur Indonesia (YSAI). 

Victor Nikijuluw, Senior Ocean Program Advisor Konservasi Indonesia bilang, ada dua pendekatan dalam pengembangan industri udang. Pertama, jurisdictional approach atau pendekatan secara kewilayahan. Artinya, kedudukan tambak harus dilihat di antara sektor lain.

"Enggak bisa tambak berada di satu tempat tanpa memperhatikan sektor di sekitarnya yang bisa berdampak negatif terhadap lingkungan," kata dia. 

Kedua, pendekatan climate smart shrimp (CSS) atau tambak ramah lingkungan. Intinya, kawasan tambak udang harus meliputi 50% lahan mangrove dan 50% tambak.

"Mangrove enggak boleh ditebang karena sebagai bio filter untuk mencegah kerusakan lingkungan," ucap Victor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×