Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.453
  • EMAS663.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Mencicip peluang pertanian sehat dari pertanian organik

Sabtu, 11 Mei 2019 / 14:25 WIB

Mencicip peluang pertanian sehat dari pertanian organik

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan sehat hingga kini masih terus ada. Tak terkecuali produk makanan dan camilan yang dihasilkan dari produk organik. Inilah yang tengah digarap oleh start up produk makanan sehat dari hasil pertanian organik yakni Blueboots Farm.

Usaha rintisan tersebut didirikan oleh Samantha Gunawan pada 2015. Untuk menghasilkan produk makanan sehat dari pertanian organik, ia mencoba terjun langsung dengan menanam beberapa pertanian organik dengan dibantu oleh para mitra petani. Lokasinya berada di Cijeruk, Bogor.


Di sana, Blueboots Farm mengelola lahan untuk ditanam produk pertanian organik sebagai penunjang ragam produk makanan sehat. Seperti kentang, kacang-kacangan, dan ragam produk sayuran organik lainnya.

Adapun total areal yang dikelola saat ini sekitar 1,5 hektare. Itu adalah areal yang Blueboots kelola beserta lahan milik lima petani yang menjadi mitra start up tersebut.

Menurut Samantha, ada keinginan dari dirinya untuk memberdayakan para petani setempat dengan memberi edukasi secara langsung bertanam produk pertanian organik yang secara harga lebih menjanjikan dari produk pertanian biasa. "Ini membantu petani mendapat margin yang lebih baik dan bisa berimbas positif ke para petani," katanya.

Dari hasil pertanian organik tersebut, Blueboots Farm memproduksi ragam produk makanan sehat. Seperti selai kacang dengan harga sekitar Rp 60.000 per satuan, kemudian ada selai kacang cokelat dengan harga Rp 70.000, ada juga camilan keripik kentang seharga Rp 70.000, serta produk lainnya seperti soda cuka. "Sebagian besar bahan ditanam secara organik di pertanian kami dan mitra kami," tuturnya.

Samantha menyebut bahwa produk tersebut menyasar segmen kawula muda. Maka, untuk memasarkan produk dari Blueboots Farm saat ini masih mengandalkan teknologi digital, terutama media sosial. Selain itu, juga pemasaran offline dengan ikut bazar atau pameran.

Sayang, Samantha tidak memperinci pendapatan yang didapat hingga saat ini. Tapi ia pastikan, pihaknya bakal terus mengembangkan produk dan pasar dari Bluebots Farm. Maklum, dirinya ingin produk Blueboots Farm tidak cuma di pasar dalam negeri saja tapi juga luar negeri ke negara tetangga.

Untuk bisa merealisasikan target tersebut, tentu Blueboots harus bisa memperbanyak produksi dan varian dari produk yang dihasilkan saat ini. Nah, saat ini, start up tersebut tengah memperluas areal lahan pertanian hingga mencapai 12 hektare. Langkah lain yang tidak kalah penting adalah secara kontinyu memberi pelatihan praktis ke para mitra petani.


Reporter: Ratih Waseso
Editor: Markus Sumartomjon

TERBARU
Hasil Pemilu 2019
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0947 || diagnostic_web = 0.4790

Close [X]
×