Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Camilan berbahan dasar roti tawar dengan bentuk memanjang dan bongsor atau tren dengan nama roti john, kini makin populer. Kudapan ini makin pas dinikmati kala musim hujan sebagai pelengkap minuman hangat.
Salah satu pelaku usaha yang mengusung tema roti john adalah Big John asal Jakarta Barat. Rayner Iskandar, pemilik Big John melihat potensi bisnis roti bakar masih positif. Ia pun memulai usaha ini sejak 2017.
Baca Juga: Mencecap segarnya untung es krim dalam wadah pot
Rayner mulai menawarkan kemitraan roti bakar Big John pada awal tahun 2019. Hasilnya cukup positif.
Baca Juga: Asyik laba roti bakar masih tetap hangat
Saat ini Big John sudah punya 38 gerai yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Pangkalpinang, Medan beberapa tempat lain.
Adapun gerai milik pribadi hanya dua yang semuanya berlokasi di Jakarta Barat.
Baca Juga: Laba toko roti terus mengembang
Rayner menawarkan paket kemitraan Rp 39 juta berisi fasilitas usaha lengkap, termasuk bahan baku awal. "Mitra cukup membeli bahan baku lagi dan kemasan," katanya kepada KONTAN.
Periode kemitraan berlaku selama tiga tahun dan bisa diperpanjang. Dengan ragam varian rasa, roti bakar Big John dibanderol mulai dari Rp 8.000-Rp 24.000 per porsi. Jika mitra usaha sanggup meraup omzet 40 porsi per hari atau setara dengan Rp 9 juta per bulan, mitra bisa balik modal kurang dari satu tahun.
Sampai akhir tahun ini, Rayner menargetkan bisa memiliki 43 mitra dan 100 mitra di tahun 2020.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News