kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45760,32   20,32   2.75%
  • EMAS1.009.000 0,70%
  • RD.SAHAM -1.08%
  • RD.CAMPURAN -0.40%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.02%

Pameran digital kini jadi solusi pebisnis event organizer


Sabtu, 12 September 2020 / 09:30 WIB
Pameran digital kini jadi solusi pebisnis event organizer

Reporter: Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selama pandemi virus korona baru, kegiatan memanfaatkan teknologi digital semakin marak saja. Misalnya, acara seminar digital yang populer dengan sebutan webinar, hingga pameran yang berlangsung secara virtual. 

Melihat tren yang ada di tengah pandemi Covid-19, startup Virtualevent.id menawarkan ke pebisnis penyelenggara acara (event organizer) yang ingin menggelar pameran untuk publik. Tentu, bukan dalam bentuk pameran sungguhan, tetapi virtual dengan memanfaatkan teknologi digital. 

Jul Darmawan, Pendiri dan Chief Executive Officer Virtualevent.id, menjelaskan, platformnya tidak hanya bisa  menggelar pameran digital, tapi juga konferensi dan  kongres secara virtual. Termasuk webinar.

Fitur yang ada di aplikasi Virtualevent.id tergolong lengkap. Misalnya, ada fitur persiapan acara. Dengan fitur ini, pengguna bisa menyesuaikan areal (landing page) untuk menggelar pameran sesuai kebutuhan. 

Baca Juga: Memasuki era new normal dengan virtual meeting system

Saat acara (on the event) pameran berlangsung, pengguna bisa memanfaatkan fitur seperti live chat, live webinar, aplikasi virtual intuitif, dan layanan bantuan. Kemudian, setelah acara (post event), aplikasi ini langsung memberikan laporan dan analisis berdasar data yang tercatat. 

"Virtualevent.id memastikan para penyelenggara acara bisa menyelenggarakan acara digitalnya sendiri, tentu dibantu oleh tim ahli dari kami," kata Jul kepada Kontan belum lama ini.

Baca Juga: Ini dia start up yang bisa bantu urusan ekspor menjadi simpel dan mudah

Sementara tampilan awal dari platform Virtualevent.id adalah sebuah gedung pameran. Setelah gambar gedung diklik, peserta digiring ke tampilan lobi. Dari situ, peserta bisa memilih, apakah mengikuti seminar atawa webinar atau langsung melihat pameran. "Tampilan pameran digital tersebut bisa disesuaikan dengan permintaan," imbuh Jul. 

Untuk paket atau biaya pameran atau kegiatan digital lainnya, tergantung lamanya acara tersebut berlangsung serta jumlah peserta. Sayang, Jul tidak memberikan informasi perihal tarif biaya dan paket yang ada di platform Virtualevent.id. 

Yang jelas, untuk kapasitas pengunjung, ia klaim bisa menampung hingga 1.000 orang. Semakin banyak peserta yang bisa masuk ke dalam pameran digital, tentu biayanya semakin mahal.

Untuk target bisnis dari Virtualevent.id, Jul tidak terlalu berharap yang muluk-muluk. Soalnya, fokus perhatian dia saat ini adalah untuk pengenalan bisnis pameran digital. 
Tapi, Jul akan meningkatkan layanan Virtualevent.id, Misalnya, layanan transaksi bakal dia perluas dengan menggandeng kerjasama dengan salah satu platform pembayaran digital. 

Kemudian, tahun depan, Jul berencana membuat pameran digital yang lebih hidup lagi, dengan memanfaatkan teknologi virtual reality. Dan harapannya untuk sisa tahun ini, bisa menggelar antara empat sampai lima pameran digital dalam satu bulan.

Selanjutnya: Pijak Bumi menginjak laba dari bisnis alas kaki hijau

 



TERBARU

[X]
×