kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Peluang bisnis baju batik pria khas Solo


Rabu, 05 September 2012 / 13:54 WIB
ILUSTRASI. Kementerian Kesehatan RI telah memulai penyuntikan vaksin booster untuk tenaga kesehatan menggunakan vaksin Moderna. Adakah efek samping setelah dilakukannya vaksinasi Covid-19?


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Havid Vebri

Batik kini semakin digemari berbagai kalangan dan usia.Peluang itu juga yang mendorong CV Ansena Group terjun ke usaha pembuatan batik dengan brand Eleven Batik di Kalitan, Solo, Jawa Tengah.

Usaha ini berdiri tahun 2011 dan mulai tahun ini, CV Ansena menawarkan kemitraan. "Sekarang kami punya 10 cabang dan lima milik sendiri," kata Marketing Manager Ansena Group, Darryl Mosses.

Semua cabang tersebut masih berada di Solo dan sekitarnya. Darryl bilang, Eleven Batik hanya menyediakan baju batik khusus pria. Kepada para mitranya, batik pria dewasa ini dibanderol Rp 70.000 - Rp 75.000 per pieces.

Mitra bisa menjualnya ke pasaran dengan harga mulai Rp 100.000 - Rp 105.000 per pieces. "Jadi ada laba Rp 30.000 per baju," jelasnya. Bagi yang tertarik menjadi mitra, Elenven Batik menawarkan paket investasi Rp 4 juta. Dengan investasi itu, mitra akan mendapat 11 pieces batik, satu set hanger, satu buah lemari, papan banner, dan hang tag.

Estimasi omzet mitra Rp 2 juta - Rp 6 juta per bulan. Degan asumsi, mitra menjual rata-rata lima hingga 10 pieces batik per hari, mitra balik modal dalam waktu dua sampai tiga bulan pasca beroperasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×