Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.058
  • SUN95,65 0,01%
  • EMAS673.000 -0,59%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Pickme menawarkan antar jemput digital untuk anak sekolah dan pekerja kantoran

Selasa, 12 Februari 2019 / 16:02 WIB

Pickme menawarkan antar jemput digital untuk anak sekolah dan pekerja kantoran
ILUSTRASI. Benny Rachmadi - Kembali ke Sekolah

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Layanan digital kini makin merambah ke segala lini untuk dapat memenuhi kebutuhan para pengguna. Tak cuma di layanan kuliner, tapi juga jasa. Seperti di layanan transportasi.

Kali ini layanan transportasi yang dipakai kendaraan roda empat adalah para pelanggan khusus. Karena layanan yang diberikan adalah layanan antar jemput saja. Adapun segmen pasarnya adalah anak sekolah dan karyawan atau profesional.


Nah, kalau tidak ada halangan, mulai Februari 2018 ini, aplikasi berlabel Pickme alias jemput saya mulai membuka layanan.

Ada dua layanan yang Pickme hadirkan ke para konsumen. Yaitu pickme school dan pickme pro.

Sesuai namanya, pickme school merupakan aplikasi yang dikhususkan untuk antar jemput anak sekolah. Nah, pengemudi yang disarankan adalah kaum hawa. Jadi para pengemudi perempuan ini sejatinya adalah para ibu yang mengantar anaknya sekolah dan memanfaatkan kendaraannya untuk mengantar jemput anak sekolah yang lain.

Sedangkan layanan pickme pro adalah layanan jemputan dengan fokus perhatian ke para pekerja, profesional atau mahasiswa. Jadi para karyawan atau mahasiswa yang punya kendaraan bisa mengantar atau menjemput rekan sejawatnya dengan rute yang searah.

Simon Surianto, pendiri sekaligus Chief Executive Officer Pickme menjelaskan, aplikasi itu sebetulnya sudah berdiri tahun lalu, dan masih proses pengembangan sarana dan prasarana serta aplikasi.

Salah satu sarana ada di Pickme adalah layanan berlangganan bagi para pengguna. Nanti, akan ada tiga jenis langganan Pickme, yakni red, yellow. Sayang, Simon belum mau merinci lebih lanjut profil dari jenis langganan tersebut. Ia hanya menyebut untuk tarif Green dia banderol Rp 3.500 perkilometer.

Untuk sistem pendapatan, Pickme menerapkan hal yang sejenis dengan perusahaan transportasi online lainnya. Yakni adanya komisi yang menjadi bagian dari Pickme. "Dari tarif yang sudah ditentukan, sekitar 80% untuk pengemudi dan sisanya untuk aplikator," kata Simon ke KONTAN.

Saat ini Pickme sedang fokus ekspansi di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya dengan target menggaet hingga 1.000 pengemudi hingga kuartal I 2019. Lantas mulai April, bersiap ekspansi ke Solo, Denpasar, Medan, Makassar, dan Manado.

Sayangnya Simon tidak menjelaskan lebih lanjut soal target bisnis yang dibidik hingga akhir tahun ini. Yang jelas, untuk ekspansi usaha tersebut sejauh ini masih memakai dana pribadi dan belum mendapatkan modal dari investor. Tapi ia membuka pintu lebar-lebar kalau ada investor yang mau bermitra dengannya

Reporter: Venny Suryanto
Editor: Markus Sumartomjon

Tag
TERBARU
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0505 || diagnostic_web = 0.3743

Close [X]
×