Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis keberlanjutan menjadi fokus banyak perusahaan. Cara ini menyatukan pola bisnis sambil menjaga lingkungan.
Pemanfaatan limbah elektronik mulai dilirik sebagai pendekatan baru untuk menggabungkan edukasi lingkungan, dengan kreativitas visual. Pendekatan ini tidak hanya menyoroti persoalan sampah digital yang terus meningkat. Juga menunjukkan potensi nilai tambah dari material yang sebelumnya dianggap tidak berguna.
Terkait hal itu, pekan lalu, PT LG Electronics Indonesia menyerahkan karya seni instalasi yang terbuat dari e-waste alias electronic waste (sampah elektronik) ke Sekolah Dasar Negeri(SDN) 08 Ragunan, Jakarta Timur.
"Perluasan kesadaran akan pengelolaan bertanggung jawab pada limbah elektronik ini menjadi bentuk kepedulian pada penciptaan lingkungan yang berkelanjutan," kata Ha Sang-chul, Presiden PT LG Electronics Indonesia, akhir pekan lalu.
Baca Juga: Mencetak Fulus dari Produk Handmade
LG menggelar E-Waste Recycling for A Better Planet sepanjang September hingga Oktober 2025. Sepanjang masa tersebut, LG mengajak masyarakat mengumpulkan perangkat elektronik yang sudah tidak terpakai untuk didaur ulang.
Dalam penyelenggaraan program ini, LG menggandeng organisasi Liberty Society Indonesia yang berfokus pada penciptaan produk dari daur ulang. Kemudian mengolah sampah elektronik tadi menjadi berbagai barang bernilai.
Ini merupakan bagian dari program tanggung jawan sosial LG Indonesia. LG berharap, program berkelanjutan ini berdampak bagi penciptaan kehidupan lebih bagi masyarakat Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













