kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Tawaran berjualan Boba Time


Selasa, 23 April 2013 / 17:02 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi keuangan di kantor cabang BNI Jakarta./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/10/2021.


Reporter: Pravita Kusumaningtias | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Sajian minuman dingin hasil blended dengan beragam varian rasa memang kerap menggugah selera. Penggemar minuman semacam ini terbilang luas, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Makanya, banyak gerai yang menawarkan produk sejenis itu.

Salah satunya, Boba Time milik Cornelius Ivan. Usaha minuman yang sudah dirintis sejak 2008 ini mengusung menu minuman bubble. Ada 12 pilihan rasa, yaitu cokelat, vanila, kopi karamel, capucino, vanila, bubble gum, orange, strowberi, kiwi, melon, sirsak, dan jambu.

"Variasi rasa kami sesuaikan dengan target pasar yang kebanyakan mahasiswa," tutur pria yang kerap disapa Ivan ini. Supaya cepat berkembang, sejak 2011, Ivan menawarkan peluang bermitra. Kini, sudah ada 10 gerai Boba Time yang seluruhnya berlokasi di Jabodetabek. Enam gerai milik pusat, sisanya milik mitra.

Berminat mencoba bisnis Boba Time? Ivan menawarkan paket investasi seharga Rp 10 juta. Mitra akan mendapatkan perlengkapan membuat minuman lengkap, pendampingan saat mencari lokasi, manual book, bahan baku awal, booth, dan pelatihan karyawan. "Untuk paket ini, masa kerjasamanya tiga tahun," tuturnya.

Ia memproyeksikan, mitra bisa meraih omzet Rp 250.000 sehari, atau setara Rp 7,5 juta per bulan. Dengan, target laba bersih sekitar 30%, mitra diprediksi sudah bisa balik modal sekitar enam bulan.

Ivan menyarankan mitra mencari lokasi di dekat area kampus, perumahan, atau pusat perbelanjaan. Walaupun mengusung audit dan pemantauan yang ketat, Ivan tetap mewajibkan mitra untuk berpartisipasi dalam pengawasan secara menyeluruh pada setiap gerainya, termasuk pada kinerja karyawan.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×