kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.022,99   -3,35   -0.33%
  • EMAS972.000 -0,21%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Upaya Raena Mencari Cuan dari Jualan Produk Kecantikan


Sabtu, 09 Juli 2022 / 09:00 WIB
Upaya Raena Mencari Cuan dari Jualan Produk Kecantikan


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produk kecantikan adalah salah satu produk yang kerap orang cari di ranah online. Tak jarang, marketplace selalu menempatkan produk kecantikan sebagai salah satu produk terlaris mereka.

Melihat potensi tersebut, Raena, platform social e-commerce, mencoba memberi wadah khusus bagi pebisnis atau penjual produk kecantikan sejak dua tahun belakangan.

Jadi, siapa pun yang berbisnis produk kecantikan, mulai dari produsen produk kecantikan, reseller, hingga dropshipper sekalipun, bisa memanfaatkan Raena untuk mengoptimalkan usaha mereka.

Hasilnya, hingga kini, Raena sudah menggaet hingga 300.000 reseller dan lebih dari 250 label kosmetik lokal dan global.

Menurut Sreejita Deb, Founder dan Chief Executive Officer Raena, saat ini, ada 2.000 reseller yang aktif bertransaksi tiap bulan. Sekitar 54%  berasal dari Jawa.

Keberhasilan Raena menjaring banyak mitra bisnis tersebut tidak terlepas dari layanan yang mereka berikan. Misalnya, ada layanan Bimbel Raena. Yakni, semacam pelatihan bagi merchant yang berlangsung tiap minggu secara gratis. 

Mulai dari cara menjual produk hingga berjualan di media sosial.

Termasuk, "Cara membesarkan toko online di media sosial," kata Sreejita kepada KONTAN.

Baca Juga: Betukang.id Mencari Cuan dari Layanan Jasa Pertukangan

Upaya tersebut sengaja Raena lakukan. Mereka menargetkan bisa meningkatkan penjual aktif bertransaksi setiap bulan hingga 5.000 reseller di akhir tahun nanti.

Target berikutnya adalah bisa meningkatkan penjualan produk Raena sampai satu juta produk saban bulan hingga pengujung 2022. 

Sayangnya, Sreejita tak menyampaikan angka detail berapa pendapatan yang Raena peroleh tiap bulan.

"Saat ini, penjualan produk 500.000 unit per bulan," kata Sreejita tersenyum.

Sebagai informasi, merchant yang sudah terdaftar sebagai dropshiper bisa menampilkan foto produk yang ada di Raena dalam toko online mereka.

Ketika ada pembeli, dropshiper langsung dapat melakukan pemesanan produk di Raena dengan mengisi alamat tujuan produk. Nantinya, pengiriman produk akan Raena lakukan.

Hampir mirip dengan dropshiper, untuk reseller di Raena, yang membedakan ialah alamat tujuan pengiriman produk. Penjual bisa membeli produk dengan harga yang kompetitif dan tanpa minimum pembelian untuk stok di toko online atau offline mereka.

Sreejita yang asal India memang menempatkan Indonesia sebagai pasar pertama Raena dan bakal fokus di pasar ini hingga akhir 2022. Lantaran, pengguna media sosial di Indonesia tergolong besar. 

Barulah mulai tahun depan, Sreejita berencana melebarkan sayap ke pasar regional, seperti Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Bangladesh. 

Untuk pendanaan, Sreejita tak banyak memberi bocoran karena ingin fokus mengejar target bisnis dari Raena. Tapi, yang jelas, awal tahun ini, Raena mengantongi pendanaan seri A US$ 10 juta.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Digital Marketing in New Normal Era Data Analysis with Excel Pivot Table

[X]
×