kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Yuk, menjajal peruntungan bisnis dari si kental manis boba


Sabtu, 08 Februari 2020 / 09:50 WIB
Yuk, menjajal peruntungan bisnis dari si kental manis boba

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cuan usaha minuman boba ini sepertinya masih naik daun. Pelaku usaha bisnis boba ini pun semakin menjamur karena melihat tawaran laba yang gemuk. 

Minuman boba sebetulnya memang sudah lama dikenal oleh masyarakat Indonesia. Namun, belakangan ini minuman boba semakin ramai karena masuknya brand luar negeri. Brand asing inilah yang menarik minat orang untuk mencoba. Apalagi menu yang paling banyak di incar adalah menu boba campuran susu segar dan gula aren.
 
Salah satu pelaku usaha yang mencoba peruntungan bisnis boba adalah Putri Mei Karunia Kasih dengan brand Bothie Boba. Ia memulai usaha ini sejak awal 2019 dan menawarkan paket kemitraan sejak Desember lalu. 
 
Hasilnya, saat ini ia sudah punya 22 gerai milik mitra yang tersebar Jabodetabek, Kebumen, Pekanbaru, Indramayu, Sukabumi, Boyolali. Sementara gerai sendiri cuma satu berlokasi di Solo, Jawa Tengah. 
"Penjualannya sangat bagus dan revenuenya menjanjikan," kata Mei, Senin (27/1) pekan lalu. 
 
Bothie Boba menawarkan 2 paket kemitraan yakni dengan investasi Rp 5,5 juta dan Rp 8,5 juta. Dengan investasi ini, mitra mendapatkan gerai portable, bahan baku awal seperti cup, gula aren, boba tapioka, susu untuk 100 cup dan lainnya serta peralatan lengkap. 
Tidak ada yang membedakan secara signifikan dari kedua paket tersebut. Hanya nilai investasi Rp 8,5 juta akan mendapat bahan baku awal untuk 200 cup.
Seperti layaknya kemitraan lain, jika sudah bergabung, mitra juga wajib memasok bahan baku awal ke pusat seperti Boba, Brown Sugar, Palm Sugar, Powder, Coffee dan Cup Gelas. Tapi, keuntungan bergabung sebagai mitra di Bothie Boba juga bebas dari biaya royalti loh. "Tidak ada royalti fee," tandas Mei. 
 
Agar bisa brand Bothie Boba semakin dikenal, Mei juga menjual menu minuman kekinian yang saat ini disukai oleh generasi milenial. Menu itu seperti Boba Brown Sugar Fresh Milk, Boba Brown Sugar Milk Tea, Greenie Matcha, Red Velvetta, Milk Tea, Darkest Choco Melt, Coffee Caramello dan Coffee Shushu. Harga jual menu mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 16.000 saja per cup. 
 
Dengan harga jual yang terjangkau, ia yakin mitra bisa menjual sesuai target. Menurutnya, bila mitra bisa mencapai target penjualan dalam sehari sekitar 60-100 cup maka perkiraan balik modalnya hanya 1 bulan saja. 
 
"Apabila dihitung presentasenya net profit mitra sekitar 50%-70% tergantung harga yang telah ditentukan oleh mitra itu sendiri," jelasnya. 
 
Ia juga optimis, Bothie Boba ini akan semakin terus dikenal hingga ke seluruh kota-kota besar maupun kecil di Indonesia. Untuk itu ia menargetkan bisa menjaring hingga 80 mitra lagi sampai akhir tahun 2020.   




TERBARU

Close [X]
×