kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45898,78   -24,72   -2.68%
  • EMAS1.319.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Moleknya bisnis perawatan kecantikan


Jumat, 08 April 2011 / 14:57 WIB
Moleknya bisnis perawatan kecantikan
ILUSTRASI. Pemandangan hunian warga berlatar belakang gedung perkantoran di Jakarta terlihat dari ketinggian, Kamis (09/01).


Reporter: Hendra Gunawan, Mona Tobing | Editor: Tri Adi

Bisnis perawatan kecantikan kian semarak. Salah satu indikatornya adalah semakin mudahnya menemukan gerai yang menawarkan jasa perawatan kecantikan. Baik yang membuka gerai di mal premium hingga yang berdiri di dalam komplek perumahan. Mulai dari gerai yang mengusung merek sendiri hingga yang waralaba.

Pesatnya perkembangan bisnis ini tidak lain karena tren perawatan kecantikan kini sudah menjadi kebutuhan, terutama bagi kaum hawa. Tak heran, jika bisnis ini terus bertumbuh. Anda yang tertarik berinvestasi di bisnis ini, kesempatannya masih terbuka. Namun, jika pengetahuan Anda tentang perawatan kecantikan masih sangat minim, membeli waralaba bisa menjadi jalan pintas bagi Anda masuk ke bisnis ini.

Salah satu yang kini getol menawarkan waralaba adalah House of Rista. Mengusung tagline skincare expert, health and beauty clinic, House of Ristra menawarkan berbagai perawatan kecantikan. Antara lain, perawatan untuk kulit, rambut, kuku, tubuh, tangan dan kaki. Tarif perawatannya beragam, mulai Rp 17.000 hingga Rp 350.000.

House of Ristra adalah waralaba yang dikembangkan oleh PT Ristra House. Waralaba House of Ristra ini mulai ditawarkan awal 2009 lalu. Hanya berselang dua tahun, jumlah terwaralabanya sudah mencapai 20 mitra, yang tersebar di beberapa kota besar. Mulai dari Jakarta hingga Jayapura.



Pasokan kosmetik lancar

Bowo Satriyono Putro, Francise Manager House Of Ristra, mengatakan bahwa pesatnya pertumbuhan waralaba House of Rista karena makin tingginya kepedulian kaum perempuan akan perawatan kecantikan.

Selain itu, House of Ristra juga mendapatkan pasokan kosmetik dari PT Ristra Indolab yang merupakan induk dari PT Ristra House yang merupakan produsen kosmetik dengan 161 jenis kosmetik dengan merek Ristra. "Itu menjadi kelebihan kami," katanya dengan nada berpromosi.

Bowo mengklaim, House of Ristra merupakan satu-satunya klinik kecantikan yang memiliki ISO 9001:2008. Ini ISO yang menjadi bukti kualitas layanan bagus kepada para pelanggannya.

Tahun ini, dia memperkirakan akan ada sekitar 10 orang yang akan membuka gerai House of Rista. Dari jumlah itu, empat orang akan membuka gerainya dalam jangka waktu tiga bulan ke depan. Enam orang lainnya masih dalam pembicaraan intensif.

Biaya investasi House of Ristra ini sekitar Rp 700 juta, belum termasuk sewa tempat. Dengan rata-rata pendapatan Rp 100 juta perbulan, investasi yang dikeluarkan itu diperkirakan akan kembali dalam jangka waktu sekitar 23 bulan. "Saat ini rata-rata klinik kami pendapatannya di atas Rp 100 juta per bulan," kata Bowo.

Tingginya omzet itu juga diperoleh terwaralaba yang baru membuka gerai House of Ristra beberapa bulan. Salah satunya Lina Gunadi. Terwaralaba House of Ristra yang membuka gerainya di Tulungagung, Jawa Timur, pada Januari 2011 ini sudah mengantongi pendapatan Rp 70 juta per bulan. "Biar dibilang kota kecil, kesadaran masyarakat Tulungagung untuk merawat diri terbilang cukup tinggi, lo," ujarnya senang.

Yudha B. Abadi, General Manager Ristra Group, menambahkan bahwa peluang membuka klinik perawatan kecantikan ini masih sangat terbuka. Saat ini, masih banyak lokasi yang belum terjamah oleh bisnis ini. Contohnya membuka klinik perawatan kecantikan di rumah sakit ataupun di kampus.

House of Ristra
Jl. Radio Dalam No. 5 Kebayoran Baru, Jakarta
Telp: (021) 7395207

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
EVolution Seminar Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×