kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45907,67   -0,77   -0.08%
  • EMAS935.000 1,08%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Inovasi tiada henti Arfi'an Fuadi kibarkan Dtech Engeneering


Sabtu, 03 April 2021 / 08:15 WIB
Inovasi tiada henti Arfi'an Fuadi kibarkan Dtech Engeneering

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski hanya bermodalkan ijazah SMK, niat Arfi'an Fuadi untuk terus berkarya tidak pernah surut. Apalagi pria asal Salatiga, Jawa Tengah ini memang  doyan membuat dan merancang beragam desain, terutama yang berkaitan dengan teknologi.

Semangat inilah yang menjadi alasan dirinya mendirikan Dtech Engineering pada tahun 2009. Malah meski sudah mendirikan usaha di bidang desain dan produk teknologi, pria berusia 35 tahun ini justru makin getol berinovasi. Ia pun pernah mengikuti berbagai lomba desain dan produk teknologi.

Hasilnya tergolong luar biasa. Ia sanggup menyabet gelar dua kali juara pertama dalam lomba desain teknologi yang digelar oleh General Electric dari Amerika Serikat. Keberhasilan dirinya meraih predikat tersebut juga menjadi berkah bagi usahanya yang bisa terus eksis hingga kini.

Dtech Engeneering mulai dilirik oleh banyak klien, dan sebagian besar berasarl dari luar negeri. Beragam hasil karya Dtech Engeneering pun tercipta. Mulai dari produk desain teknik biasa hingga untuk pembuatan drone, sampai komponen pesawat terbang.

Logo Jagoan Lokal Joglo Semar

Hasil tersebut menjadi salah satu bukti, bangsa Indonesia tidak kalah dengan negara lain dibidang teknologi. "Jangan inferior, dan ide itu bisa datang dari mana saja," tuturnya kepada KONTAN.

Arfi'an berharap siswa SMK ke depan dapat menjadi sumber daya manusia yang handal dalam inovasi. Lantas paradigma pendidikan SMK tidak lagi ditujukan hanya untuk menjadi pekerja tingkatan operator semata.

Sebab untuk bisa menang di bidang produk teknologi adalah melalui inovasi produk. Adanya inovasi ini bisa meminimalisir produk teknologi yang kebanyakan masih impor di pasar dalam negeri.

Selanjutnya: Kegemaran gowes Singgih Susilo Karyono membuahkan cuan sepeda bambu

Selanjutnya: Bangga Buatan Indonesia: Membawa Perak Kotagede Menembus Negeri Paman Sam

 




TERBARU

[X]
×