kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Menuang peluang dari kemitraan gerai teh keju


Sabtu, 11 Mei 2019 / 10:50 WIB
Menuang peluang dari kemitraan gerai teh keju

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski kemitraan minuman kekinian semakin menjamur, tetapi tidak menyurutkan nyali para pebisnis untuk terus menciptakan peluang usaha di gerai minuman kekinian. Salah satunya adalah tawaran kemitraan minuman teh beraroma keju dengan label Cheeze Tea.

Sejatinya, Cheeze Tea sudah mulai beroperasi sejak 2018 silam. Sang pemilik yakni Oscar Prabowo pun langsung memberanikan diri untuk membuka tawaran kemitraan usaha mulai Januari 2019. Pertimbangan Oscar karena ingin bisa memperluas ekspansi bisnis dengan cepat. Oscar berpendapat, peluang bisnis dari gerai minuman ini masih tetap ada, karena hingga kini, minuman teh kekinian tersebut masih ada penggemarnya, terutama dari kawula muda.


Sudah begitu, ia mengklaim kemitraan yang dia tawarkan relatif terjangkau dan tidak menguras kantong para mitra. Oscar optimistis mitra bisa mendapat keuntungan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Hasilnya, hingga kini, Oscar sudah menggandeng sekitar enam mitra bisnis, yang tersebar di sejumlah daerah. Sayang, ia enggan memerinci penyebaran mitranya. UIa hanya menyebut ada di Pulau Jawa, Sumatra dan Sulawesi. Sementara gerai pribadi ada dua unit, dan semuanya berada di daerah, Surakarta, Jawa Tengah.

Kalau Anda tertarik dengan tawaran kemitraan dari Cheeze Tea, Oscar menawarkan tiga paket kemitraan sekaligus. Paket pertama adalah sebesar Rp 5,2 juta saja. Ini adalah paket tanpa gerobak alias booth. Paket ini sengaja dibikin bagi Anda yang memang sudah mempunyai gerobak atau booth. Sehingga tidak perlu lagi membeli produk sejenis.

Paket kedua seharga Rp 8,8 juta berikut booth standar. Sedangkan ketiga, atau termahal sebesar Rp 10,8 juta. Bedanya, mitra bisa mendapat booth dari bahan lebih premium.

Sedangkan fasilitas standar lainnya yang akan dapat mitra dari ketiga paket tersebut, yakni peralatan dan perlengkapan usaha, serta bahan baku awal. Sedangkan untuk bahan baku dasar berikutnya, seperti bubuk minuman serta krim keju, mitra bisa mendapatkan secara rutin di pusat.

Selain itu Oscar tidak mengenakan biaya royalti kepada mitra, termasuk biaya waralaba. Alhasil, seluruh keuntungan sepenuhnya jadi milik mitra. "Jadi keuntungan 100% milik mitra," katanya kepada KONTAN.

Dengan cara ini Ia optimistis, Cheeze Tea mendapat respon positif dari mitra. Cheeze Tea saat ini menawarkan 14 varian menu teh kekinian. Harganya dibanderol mulai Rp 6.000 per cup sampai Rp 16.000 per cup.

Dengan varian menu dan harga terjangkau, ia memproyeksikan, setiap gerai mitra rata-rata sanggup menjual hingga 30 cup per hari. Adapun omzet yang bisa didapat sekitar Rp 300.000 sampai Rp 400.000 per hari atau sekitar Rp 9 juta–Rp 12 juta per bulan. Dengan margin usaha sekitar 40%, maka balik modal sekitar tiga sampai empat bulan.

Dengan skema itu, Oscar menargetkan bisa memiliki sekitar 30 mitra sampai 50 mitra di akhir tahun ini.




TERBARU

Close [X]
×