kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45702,42   14,31   2.08%
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Menyeruput manisnya cuan bisnis minuman boba kekinian


Rabu, 13 November 2019 / 06:13 WIB
Menyeruput manisnya cuan bisnis minuman boba kekinian
ILUSTRASI.

Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Cuan usaha minuman boba belum juga surut, para pemain baru kian gencar memenuhi pasar. Alhasil, suasana persaingan minuman kekinian ini makin sengit.

Minuman boba bukanlah menu baru untuk masyarakat Indonesia. Karena, minuman kekinian ini sudah akrab di telinga masyarakat sejak tiga tahun lalu. Namun, sampai hari ini menu ini masih tetap populer.

Baca Juga: Ratusan miliar dana investor mengalir deras ke startup kopi

Dian Yuliana, Head Office Marketing Ow My Group mengatakan masyarakat masih penasaran dengan minuman boba.

Sekedar info, Ow My Group merupakan pemilik brand Bobal.id. Perusahaan pertama kali melaunching Bobal.id pada bulan Juli 2019 lalu.

Meski masih baru, gerai Bobal.id sudah ada 25 unit dan tersebar di seluruh pulau Jawa.

Stephen Lesmana, pemilik Cafe Anti Baper (CAPER) menilai masyarakat menyukai minuman boba karena rasanya manis, enak, dan segar. Sehingga, minuman ini masih ngetrend di kalangan anak muda dan orang dewasa.

Selain itu, masyarakat tidak kunjung bosan karena minuman ini cukup banyak pilihannya. Menu yang sedang digandrungi masyarakat saat ini adalah boba brown sugar.

Sekedar info, Stephen resmi membuka gerai CAPER pada tahun 2018 lalu di Jakarta.




TERBARU

Close [X]
×