kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Netra Runtime Bantu Pelaku Usaha Mengakses AI dengan Optimal


Minggu, 08 November 2026 / 08:36 WIB
Netra Runtime Bantu Pelaku Usaha Mengakses AI dengan Optimal
ILUSTRASI. Startup Netra Runtime (KONTAN/Arif Ferdianto)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Sanny Cicilia

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di dalam negeri yang kian menggeliat, membuka ceruk pasar baru bagi para pelaku usaha infrastruktur digital agar penggunaannya bisa efisien.

TINGGINYA permintaan akan AI sebagai kebutuhan baru, memicu kemunculan berbagai inovasi lokal. Ini untuk menjawab kendala privasi data hingga biaya investasi awal tinggi, yang kerap sektor usaha alami saat mengadopsi AI.

Kondisi tersebut ditangkap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan oleh startup lokal pengembang infrastruktur AI, Netra Runtime. Perusahaan rintisan ini menjadi salah satu entitas terbaru yang masuk dalam portofolio investasi perusahaan modal ventura Init-6.

Hadir sebagai perusahaan infrastruktur inferensi AI, Netra membantu pengusaha yang membutuhkan teknologi AI berkinerja tinggi, tetapi terbentur batasan modal belanja untuk penyediaan graphics processing unit (GPU) yang amat mahal.

Persoalan biaya tinggi pada perangkat teknologi sering kali menghentikan niat pelaku usaha melakukan pengembangan internal.

Chief Executive Officer (CEO) Netra Runtime Rifky Bujana Bisry mengatakan, dorongan menghadirkan efisiensi muncul setelah melihat langsung kondisi di lapangan. "Mereka bertanya, apakah AI bisa on par?" kata dia beberapa waktu lalu.

Menjawab tantangan tersebut, Netra Runtime mengembangkan metode optimasi, agar penggunaan satu GPU mampu memberikan daya proses yang lebih besar lagi efisien.

"Dari situ kami melihat, bagaimana kalau kami mengoperasikan satu GPI, lalu kami optimalisasi, agar jauh lebih efisien dan bisa diakses semua orang tanpa perlu mengeluarkan capex lumayan tinggi," ujar Rifky.

Pasar yang dibidik cukup luas. Mulai dari perusahaan skala kecil hingga korporasi besar yang memiliki kendala pengoperasian GPU. Bisa juga perusahaan yang memiliki GPU tapi tidak efisien digunakan.

Rifky mengklaim, optimalisasi perangkat yang digarap Netra Runtime mampu memangkas konsumsi daya dari GPU serta beban tempat secara signifikan.

Untuk menjangkau pasar, Netra Runtime menerapkan dua skema model bisnis bagi berbagai skala industri.

Pertama, lewat layanan Data API. Pengguna bisa mengaksesnya melalui aplikasi Netra, melakukan top up memakai QRIS atau kartu kredit, lalu langsung memanfaatkan AI seperti ChatGPT. Layanan ini juga bisa diintegrasikan dengan agent maupun aplikasi yang digunakan pelanggan.

Kedua, bagi pelanggan yang memiliki GPU sendiri, Netra Runtime menyediakan layanan optimalisasi melalui skema lisensi.

Meski baru meluncur sekitar 1,5 bulan di Indonesia, performa pemrosesan data Netra Runtime mencatatkan pertumbuhan sangat cepat. Rifky bilang, telah memproses 990 miliar token sejak pertama meluncur. Tiap hari mampu memproses sekitar 6-12 miliar token.

"Target akhir tahun, di angka 30 miliar token sehari. Semoga bisa dicapai dengan upaya kami membangun market AI," sebut dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×