kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Permintaan hewan kurban meningkat


Minggu, 30 September 2012 / 20:36 WIB
ILUSTRASI. Memiliki hobi menari atau dance masih dapat dilakukan dengan menonton rekomendasi video dance cover dan tutorial di Youtube KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Marantina | Editor: Havid Vebri

Menjelang Idul Adha, permintaan hewan kurban terus meningkat. Para pedagang hewan kurban optimistis penjualan tahun ini bakal lebih tinggi dibandingkan tahun lalu.

Arif, pedagang hewan kurban di Jakarta mengaku, penjualan hewan kurban tahun lalu tergolong sepi. Saat itu, ia hanya bisa menjual sebanyak 400 ekor kambing dan 70 ekor sapi.

Penjualan itu kurang memuaskan karena tahun lalu ada beberapa bencana alam. Sehingga, banyak masyarakat mengalihkan dananya untuk membantu korban bencana alam. Selain itu, persaingan bisnis jual beli hewan kurban juga semakin ketat dari tahun ke tahun. Untuk tahun ini, ia berharap ada peningkatan permintaan.

“Tahun lalu omzet saya hanya Rp 2 miliar, saya berharap tahun ini bisa lebih banyak dari itu,” kata Arif yang telah menjalankan usaha jual beli hewan kurban sejak tahun 1998 ini. Ia menargetkan, bisa menjual hingga 600 ekor hewan kurban tahun ini.

Ia mengaku, menjelang Idul Adha ini, harga sapi dan kambing mengalami kenaikan 20% - 30% dibanding bulan biasa. Harga kambing kurban yang dijual Arif berkisar antara Rp 1 juta – Rp 4,5 juta per ekor. Bobot kambing bervariasi, mulai dari 20 kilogram (kg) - 40 kg. Sementara, sapi dibanderol mulai Rp 8 juta – Rp 40 juta per ekor, dengan bobot 300 kg – 1 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×