kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tahu Red Hot mencari mitra usaha


Rabu, 06 Februari 2013 / 13:15 WIB
Tahu Red Hot mencari mitra usaha
ILUSTRASI. Promo Indomaret Hanya 3 Hari 1-3 Oktober 2021


Reporter: Revi Yohana | Editor: Havid Vebri

Peluang bisnis makanan olahan tahu masih menjanjikan. Salah satu menu olahan tahu yang sekarang sedang populer adalah tahu pedas. Lantaran lagi diminati, banyak pengusaha kuliner tergiur ke bisnis olahan tahu ini. Salah satunya adalah Arif Firdaus, pemilik Tahu Red Hot Thalia di Jakarta.

Berdiri pada Maret 2012, dua bulan kemudian Arif resmi menawarkan kemitraan Tahu Red Hot Thalia. Saat ini, telah berdiri 22 gerai tahu Red Hot Thalia yang berlokasi di Jakarta, Depok, Cikarang, dan Karawaci.

Dari 22 gerai itu, satu di antaranya milik pusat. Sementara, sisanya dimiliki mitra. "Untuk menjadi mitra Tahu Red Hot, ada dua jenis paket kemitraan yang kami tawarkan," tutur Arif.

Pertama, paket dengan biaya investasi Rp 4,5 juta. Mitra akan memperoleh booth ukuran kecil, kompor, tabung gas kecil, perlengkapan memasak, bahan baku awal serta pelatihan membuat tahu.

Kedua, paket dengan biaya investasi Rp 7,5 juta. Dalam paket ini, mitra mendapatkan booth ukuran besar dengan jenis kompor yang lebih berkualitas. Di luar itu, fasilitas yang didapat relatif sama dengan paket pertama.

Menu yang dijual bukan saja tahu pedas. Untuk paket ini, Arif menyediakan menu tambahan, seperti lumpia udang dan kekian. Ia mengklaim, kedua menu tambahan itu tidak kalah enak dari tahu pedas buatannya.

Khusus tahu pedas, Arif mengklaim, rasanya lebih gurih dibanding pemain lainnya. "Tahu pedas kami digoreng sangat kering sehingga bisa tahan lebih lama," katanya.

Tingkat kepedasannya juga dinilai pas. Dalam arti, tidak terlalu pedas sehingga masih bisa disantap oleh banyak orang. Seluruh menu camilan hasil kreasinya ini dijual seharga Rp 2.000 per buah.

Arif menargetkan, mitra bisa menjual 150 tahu per hari. Dengan begitu, omzet yang diperoleh setiap bulan sekitar Rp 7,5 juta. Dengan laba 30% dari omzet, mitra diproduksikan bisa balik modal dalam waktu tiga bulan hingga empat bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×