kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Cuan dari Kreasi Ulos Berbalut Batik Jakarta


Sabtu, 15 Agustus 2026 / 07:20 WIB
Cuan dari Kreasi Ulos Berbalut Batik Jakarta
ILUSTRASI. Busana produksi Boldsession (Dok/Boldsession )


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Inovasi menjadi kunci dalam usaha fesyen. Seperti yang dilakukan Erika Ardianto yang mengubah kain tradisional menjadi busana wanita modern yang dapat dipakai sehari-hari.

Gagasan tersebut kemudian dituangkannya lewat label Boldsession sejak 2017 dengan tagline elevate ulos and batik Jakarta.

Label ini menampilkan koleksi female ready to wear dengan bahan utama ulos dan motif batik Jakarta. Keduanya dipadukan dengan material lain seperti katun, tenun, hingga denim, sehingga menghasilkan busana dengan karakter kuat namun mudah dikenakan.

"Saya ingin mengangkat ulos dan batik Jakarta ke dalam desain yang lebih kekinian dan daily wearable," ujar Erika kepada KONTAN belum lama ini.

Baca Juga: Mencetak Fulus dari Produk Fesyen Hijau

Erika sendiri bukan pendatang baru di dunia fesyen. Latar belakangnya cukup panjang, mulai dari pendidikan desain fesyen di Esmod Jakarta hingga pengalaman sebagai editor fesyen, stylist, konsultan fesyen, serta pengajar.

Sebelumnya, Erika menjalankan bisnis seragam dan merchandise melalui merek de Coupe sejak 2008.

Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika Erika mengembangkan Boldsession.

Baca Juga: Aroma Cuan dari Usaha Parfum Masih Semerbak

Alhasil, label ini sudah tampil di berbagai gelaran mode, seperti Jakarta Fashion Week, Jakarta Fashion and Food Festival, Indonesia Fashion Week, Bazaar Fashion Festival, In2Motion, hingga Jakarta Muslim Fashion Week.

Lantaran berkiprah di dunia fesyen, tantangan usaha ini adalah, bagaimana membuat material tersebut tetap memiliki identitas tanpa membuatnya terlihat terlalu formal. 

Baca Juga: Wangi Cuan dari Pengeringan Biji Kopi

Karena itu, ulos dan batik Jakarta tidak dibiarkan berdiri sendiri. Material tersebut dikombinasikan dengan bahan lain dan diterjemahkan dalam siluet busana yang lebih modern.

Pendekatan ini sekaligus menjadi pembeda Boldsession di tengah pasar ready to wear perempuan yang semakin ramai.

"Saya harus terus beradaptasi dengan perubahan tren dan selera target market," kata Erika.

Baca Juga: Merajut Cuan dari Lembaran Kulit Sapi

Saat ini, Boldsession berada di level UMKM dan telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Kapasitas produksinya mencapai sekitar 350–400 potong per bulan dengan dukungan empat orang karyawan. Produknya dibanderol mulai Rp 325.000 hingga Rp 1,75 juta per potong, tergantung jenis dan desain produk.

Baca Juga: Fulus dari Aneka Camilan Penggugah Selera

Dari sisi pemasaran, Boldsession tidak hanya mengandalkan kanal digital. Saat ini, brand tersebut telah memiliki tiga titik penjualan offline, yakni di Lotte Mall Kuningan, Lippo Mall Nusantara atau kawasan Semanggi, serta Pondok Kelapa.

Hasilnya, omzet Boldsession berada di kisaran Rp 25 juta hingga Rp75 juta per bulan.

Dengan hasil itu Erika yang sudah menjadi mitra UMKM binaan sejumlah institusi ini ingin produknya juga disukai generasi muda bahwa ulos dan batik Jakarta layak ada di lemari mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Terpopuler
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×