kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Mari buka kedai kopi dari tawaran Raku Kopi


Sabtu, 07 Desember 2019 / 10:45 WIB
Mari buka kedai kopi dari tawaran Raku Kopi

Reporter: Venny Suryanto | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Satu lagi penawaran kemitraan dari gerai kopi kekinian yang hingga kini masih naik daun. Kali ini datang dari Raku Kopi. Ini adalah label milik dari PT Laku Kopi Indonesia.  

Label tersebut sengaja dibuat oleh Laku Kopi yang diperuntukkan bagi calon pengusaha atau mitra bisnis yang ingin bergabung di Laku Kopi. Adapun gerai Laku Kopi sendiri hanya sebagai merek milik perusahaan saja yang gerainya sudah beroperasi di Graha Bintaro, Tangerang, Banten.

Baca Juga: Mari kembali seruput harum laba dari kopi kekinian

Diah Oktaviani, pemilik PT Laku Kopi Indonesia, menceriterakan, dirinya menjalani bisnis kedai kopi sejak tahun 2012. Setelah merasa sudah mempunyai sistem manajemen yang memadai, pada September 2019 lalu Diah resmi membuka tawaran kemitraan dengan merek Roku Kopi.

Baca Juga: Berharap berjodoh dengan cuan Kalijodo Coffee

Hasilnya pun tergolong moncer. Baru berjalan tiga bulan, saat ini tercatat sudah ada empat gerai mitra Roku Kopi, yang tersebar di Cilandak, Jakarta Selatan, Bintaro Jakarta Selatan, Gading Serpong serta Pasar Modern BSD Tangerang.

Sedangkan gerai milik pribadi ada dua yang semuanya berlokasi di Graha Bintaro. Ia bilang, sebagian besar wilayah kedai kopinya berada di sekitar Tangerang.

Baca Juga: Tawaran kemitraan kedai kopi masih terus berdatangan

Jika Anda tertarik menjadi mitra, Roku Kopi menawarkan dua paket kemitraan. Yakni paket pertama sebesar Rp 65 juta dan paket kedua seharga Rp 95 juta. 

Kedua paket tersebut akan mendapatkan ragam fasilitas. Seperti disain dan pembuatan booth, materi promosi, pendaftaran aplikasi manajemen kasir online, pelatihan, seragam, standar operasional prosedur (SOP), promosi, bahan baku selama promosi, serta peralatan kopi sesuai paket yang dipilih mitra. 

Paket tersebut di luar sewa tempat, biaya bahan baku dan operasional serta biaya royalti 5% dari omzet. Adapun kerjasama tersebut berlangsung selama 5 tahun. "Bahan baku awal tidak dapat, jadi mitra harus beli lagi," katanya kepada KONTAN, (29/11). 

Untuk menarik minat konsumen,  Raku Kopi punya 27 menu kopi dan non kopi. Mulai dari kopi klasik, kopi susu, kopi creme brulee, serta ice ginger lime, ice ginger milk dan lainnya. Harga yang dipatok mulai dari Rp 15.000 per cup sampai Rp 30.000 per cup.

Dengan varian menu yang ada, mitra diharapkan bisa menjual rata-rata 60 cup sampai 150 cup per hari, atau sekitar Rp 800.000-Rp 1,5 juta per hari. Dengan keuntungan bersih sekitar 30%, mitra bisa balik modal sekitar satu tahun. 

Dari hitungan skema kemitraan tersebut, Diah optimistis bisa menggandeng lebih banyak mitra lagi yakni sebanyak 15 mitra bisnis sampai akhir tahun ini.         




TERBARU

Close [X]
×