Close | x
kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.058
  • SUN95,65 0,01%
  • EMAS673.000 -0,59%
  • RD.SAHAM 0.04%
  • RD.CAMPURAN 0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Menjajal peruntungan di kemitraan Pizza KQ5

Sabtu, 02 Februari 2019 / 10:25 WIB

Menjajal peruntungan di kemitraan Pizza KQ5

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.Salah satu makanan khas Italia yang sudah akrab di lidah orang Indonesia adalah piza. Bahkan, makanan ini sudah punya penggemarnya sendiri bagi konsumen di Tanah Air. Belakangan, banyak label piza yang menjual produknya dengan konsep gerobak layaknya makanan kaki lima.

Jika dulunya piza hanya bisa dinikmati oleh kalangan tertentu saja, kini sudah bisa dinikmati semua kalangan karena harganya terjangkau.


Para pelaku usaha piza dengan konsep gerobak juga mulai banyak bermunculan karena melihat peluang menjanjikan. Salah satunya oleh Okki Indiyanto asal Bekasi, Jawa Barat yang sudah sejak lima tahun terakhir berkecimpung di bidang kemitraan.

Baru-baru ini, ia menawarkan kemitraan piza ala gerobak merek Pizza KQ 5. "Saya lihat piza sekarang banyak dijual dengan gerobak dan ternyata peminatnya juga banyak. Saya pikir, pasarnya cukup menjanjikan," ungkapnya kepada KONTAN.

Pizza KQ 5 saat ini menawarkan empat paket investasi, yakni paket Rp 3,5 juta, Rp 5,5 juta, Rp 9,5 juta, dan paket Rp 12,5 juta. Dengan modal tersebut, mitra akan mendapatkan fasilitas satu gerobak (booth) sesuai paket, peralatan usaha, oven, loyang piza, pemotong piza, kotak pendingin, pelatihan karyawan, resep, bahan baku awal, serta subsidi ongkos kirim untuk mitra di luar Bekasi.

Okki menjelaskan, perbedaan ketiga paket tersebut ada pada ukuran dan bahan gerobak, serta jumlah bahan baku awal dan peralatan operasional. "Semisal untuk paket Rp 3,5 juta adalah paket tanpa booth. Kalau ada calon mitra sudah punya usaha gerobakan, bisa dipakai kembali," jelasnya.

Sedangkan untuk paket Rp 5,5 juta, mitra akan mendapat gerobak kayu ukuran kecil dan model yang sederhana. Untuk paket Rp 9,5 juta dan Rp 12,5 juta mendapatkan gerobak dari bahan aluminium dengan ukuran yang berbeda.

Soal menu, Pizza KQ 5 menyediakan beragam menu piza dengan tambahan varian seperti smoked beef, sosis, keju, keju mozarella, jamur, paprika, dan sebagainya. Adapun banderol harga piza cukup terjangkau bagi masyarakat, yakni Rp 25.000 sampai Rp 40.000 per loyang.

Menurut Okki tidak ada patokan harga jual untuk mitra termasuk juga dalam pengembangan menu sesuai dengan kreativitas mitra. "Harga jual bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mitra dan kondisi pasar," tuturnya.

Dengan kondisi seperti itu, Okki pun menargetkan setiap gerai Pizza KQ 5 bisa meraup omzet Rp 800.000 sampai Rp 1 juta per hari. Maka, dalam satu bulan, gerai mitra dapat mengantongi omzet Rp 25 juta–Rp 30 juta. Laba bersih yang didapat bisa mencapai 40%. Dengan penghitungan tersebut, mitra diprediksi bisa balik modal dua sampai lima bulan saja.

Cepatnya proyeksi balik modal tersebut bisa terjadi karena Okki menerapkan kemitraan mandiri. Jadi mitra tidak wajib membeli bahan baku dari pusat dan tidak ada biaya royalti. Selain itu, resep pembuatan piza juga ia berikan. "Sistem kami beli putus," jelasnya.

Reporter: Elisabeth Adventa
Editor: Markus Sumartomjon

TERBARU
Rumah Pemilu
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0006 || diagnostic_api_kanan = 0.0871 || diagnostic_web = 5.9034

Close [X]
×